Posted by: domptffa | October 24, 2007

Menjaga Tali Kekerabatan

Islam mengajarkan kita untuk menjaga tali silaturahim, bahkan sangat menghujat dan memberikan sangsi bagi siapa saja yang memutuskan tali silaturahim.

Di sini yang akan kita bahas adalah mengenai tali kekerabatan, yang tentu saja sedikit banyak berkaitan dengan pengantar di atas. Tali kekerabatan yang saya maksud adalah pertalian keluarga, silsilah dan keturunan.

Dunia ini terdiri dari bermacam-macam ras, suku bangsa dan agama. Beberapa suku bangsa sangat menjaga dengan baik hubungan dan tali kekerabatan ini. Dapat kita ambil contoh suku bangsa yang menganut faham Patrilineal dan Matrilineal. Dengan menerapkan pola semacam pemberian label maka hubungan tali kekerabatan akan tetap terjaga.

Menjaga tali kekerabatan ini dirasa cukup penting karena akan menimbulkan ekses yang cukup besar bagi kehidupan ini. Ya, cukup banyak yang dapat ditimbulkan oleh putusnya hubungan tali kekerabatan, atau bahkan dapat juga sebaliknya, sebuah ikatan persaudaraan dapat menimbulkan dampak yang baik atau buruk bergantung bagaimana kita menjalankannya.

Saatnya kita kembali peduli terhadap keluarga, sanak family dan kerabat-kerabat yang lain. Seringkali terjadi seseorang tidak mengenal saudara/kerabatnya sendiri, kita ambil contoh antara adik dan kakak, antara sepupu (satu nenek/kakek), saudara satu ayah/ibu dari nenek/kakek, dst.

Hal ini dapat diakibatkan hal-hal berikut :

1. Perpecahan Keluarga akibat : perceraian, sengketa, bencana alam.

2. Ketidakpedulian kepada kerabat/keluarga, hidup individu memisahkan diri dari keluarga.

3. Tidak dikenalkan oleh orang tuanya, tidak pernah diajak ketika saling mengunjungi antar keluarga.

Dari penyebab-penyebab di atas terlihat peranan orang tua sangat dominan, kecuali bencana alam, merekalah yang bertanggung jawab jika anak-anaknya tidak mengenal saudara/kerabatnya sendiri. Bahkan hal yang paling mengerikan dapat terjadi misalnya menikah dengan saudara sendiri, yang tentunya dilarang oleh agama dan juga secara ilmu pengetahuan.

Untuk itu marilah kita selalu berusaha menjaga tali kekerabatan kita, bakan sempat terpikir untuk membuat sebuah database berisi daftar silsilah/hierarki keluarga. Rasanya akan sangat bahagia sekali jika kita saling mengenal satu sama lain yang bahkan di kota-kota besar orang-orang sudah tidak peduli dengan orang lain apalagi keluarganya sendiri.

to be continued….

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.